
Foto: Senyum anggota Kelompok Tani Kampung Bayam Madani saat menunjukkan hasil panen menjadi gambaran semangat mereka dalam mengembangkan pertanian produktif di tengah kawasan perkotaan
JAKARTA – Di tengah padatnya kawasan perkotaan Jakarta Utara, ruang produktif di Kampung Bayam Madani masih menjadi epicentrum perekonomian warga. Di sini, warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Kampung Bayam merawat lahan untuk bertani, memelihara ikan, sekaligus menjalankan berbagai kegiatan bersama.
Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani, Muhammad Furqon, mengatakan kegiatan bertani yang mereka jalankan bukan hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga tentang bagaimana manusia menjaga ruang tempat mereka hidup.
“Alam dan manusia harus bisa bersinergi. Sebagai petani, kami punya peran untuk merawat lingkungan dan habitat yang ada. Dari dukungan pada tahap sebelumnya, kami bisa membangun kolam ikan dan menyelesaikan dapur bersama. Pelan-pelan kami juga bisa mengembangkan tempat ini agar hasil panennya semakin produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Furqon.
Namun demikian, warga masih menghadapi sejumlah tantangan dalam merawat tanaman dan distribusi produk. Beruntung, berbagai kebutuhan operasional Kampung Bayam Madani yang sebelumnya menjadi kendala kini dapat ditangani dengan lebih baik karena uluran dari berbagai pihak.

Foto: Keceriaan warga Kelompok Tani Kampung Bayam Madani saat menerima dukungan Korindo Green Sponsorship Tahap II dari Yayasan Korindo di Kampung Susun Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Kebutuhan sarana distribusi produk Kampung Bayam Madani seolah terjawab lewat bantuan Korindo Green Sponsorship tahap kedua yang diserahkan pada Rabu (9/9/2026).
“Pada tahap kedua, dukungan akan digunakan sebagai tambahan dana pembelian kendaraan roda tiga untuk membantu kami mengangkut hasil panen ke titik penjualan sehingga distribusi menjadi lebih mudah dan efisien,” jelas Furqon, seraya menambahkan bahwa dukungan yang diterima membuat kelompok tani memiliki ruang lebih besar untuk memusatkan perhatian pada pengelolaan lahan dan pengembangan kegiatan.
General Manager Yayasan Korindo, Setiyono, mengatakan kelanjutan program dilakukan setelah melihat bagaimana masyarakat mengelola dukungan sebelumnya dengan serius.
“Selama satu tahun kami melihat antusiasme bapak dan ibu sangat tinggi dan bantuan yang diberikan juga dikelola dengan baik. Karena itu, kami kembali melanjutkan Green Sponsorship tahap kedua,” ujar Setiyono.
Bagi warga Kampung Bayam, secara keseluruhan, berbagai kegiatan produktif seperti kolam ikan, dapur bersama, tanaman, dan hasil panen menjadi bagian dari upaya membangun ruang hijau yang bermanfaat. Korindo Green Sponsorship Tahap II pun menjadi bentuk kepercayaan terhadap komitmen warga dalam menjaga dan mengembangkan ruang hidup mereka. (PR)

