
Foto : Nur Linda dengan ibunya menjadi salah satu penerima modal usaha Youth Entrepreneurship Program Yayasan Korindo
Jakarta – Menjelang siang hari, aktivitas Nur Linda di warung ‘Ayam Penyet Ua Ita’ mulai padat merayap. Satu per satu pelanggan mulai berdatangan untuk mengorder menu makanan yang disediakan. Dengan lincah, Linda mempersiapkan pesanan, sementara sang ibu, Rositawati membantunya mengemas pesanan.
Kondisi fisik Rositawati memang sudah tidak prima pascastroke yang menyerangnya pada tahun 2020 silam. Stroke yang menyerang tubuh bagian kanannya, membuat wanita paruh baya ini sulit melakukan aktivitas. Hingga kini, ia masih sulit mengontrol pergelangan tangannya. Bicaranya pun masih belum terlalu lancar.
Tahun 2020 memang menjadi salah satu tahun terberat yang pernah ibu dan anak ini rasakan. Selain jatuh sakit, pandemi yang tiba-tiba datang membuat mereka harus rela menutup warung ayam penyet yang menjadi sumber pendapatan utama bagi keluarga. Barulah pada awal 2022, atas inisiatif Nur Linda, mereka kembali berjualan.
Bertekad ingin memperbesar usaha, Nur Linda coba mengikuti Youth Entrepreneurship Program Yayasan Korindo dengan mengirimkan proposal wirausaha lengkap dengan beberapa persyaratan lainnya. “Melalui Youth Entrepreneurship Program Yayasan Korindo, saya bertekad untuk bangkit dan memperbaiki keuangan keluarga,” imbuh Nur Linda.
Sementara itu, Dina Avriani dari Kelurahan Pengadegan, dengan usaha ‘Gallery PKK Pancoran’ merasa sangat bersyukur dengan adanya Youth Entrepreneurship Program Yayasan Korindo. Dengan bantuan dari Yayasan Korindo ia ingin membeli satu unit kulkas untuk memperluas usahanya berjualan minuman dingin di ‘Gallery PKK Pancoran’ yang berada di sekitar kantor Kecamatan Pancoran.

Foto: Sekjen Yayasan Korindo, Seo Jeongsik bersama penerima modal usaha Youth Entrepreneurship Program Yayasan Korindo, Dina Avriani dan jajaran kader PKK Kecamatan Pancoran
“Pertama-tama saya ingin ucapkan terima kasih kepada Yayasan Korindo yang telah memberikan bantuan usaha. Semoga dengan adanya bantuan ini menambah semangat para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan semakin mandiri untuk dapat menyejahterakan dirinya maupun orang lain,” ucapnya.
Nur Linda dan Dina Avriani adalah dua pegiat UMKM di Kecamatan Pancoran yang memiliki potensi, namun masih membutuhkan dukungan dalam merintis dan mengembangkan usahanya. Melihat tekad dan upaya mereka menjadi lebih baik lagi, Yayasan Korindo melalui Youth Entrepreneurship Program memilih mereka untuk mendapatkan bantuan modal usaha.
“Saya mengucapkan selamat kepada mitra usaha muda yang terpilih. Kami berharap bantuan program ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha yang sukses dan berkelanjutan,” ucap Sekjen Yayasan Korindo, Seo Jeongsik pada seremoni penyerahan bantuan modal usaha Youth Entrepreneurship Program Yayasan Korindo. (PR)

