Skip to main content

Media Sosial dan Body Image Remaja Jadi Sorotan Seminar Yayasan Korindo

By Mei 5, 2026Mei 13th, 2026Pendidikan

Foto: Hilga Tiara Dewi, Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Pancoran, saat menyampaikan materi mengenai pentingnya memperhatikan dan menjaga kesehatan kepada para siswa dan siswi di SMAN 55 Jakarta (5/5/2026)

JAKARTA – Yayasan Korindo berkolaborasi dengan Puskesmas Kecamatan Pancoran menggelar seminar kesehatan bertema “Redefining Beauty: Health Over Perfection” di tiga sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Pancoran, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, (5–7/5/2026) ini, diselenggarakan di SMAN 55 Jakarta, SMA Perguruan Cikini, serta SMA Fatahillah.

Seminar tersebut merupakan upaya edukasi kepada remaja mengenai pentingnya menyaring informasi guna membangun persepsi diri yang positif, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui pola hidup seimbang dan konsumsi makanan bergizi.

“Seminar ini penting untuk membekali remaja, agar tidak memengaruhi pola pikir dan gaya hidup secara negatif. Kegiatan ini menjadi bagian dari CSC Yayasan Korindo pilar pendidikan yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2026,” ujar General Manager Yayasan Korindo, Setiyono.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pancoran, dr. Sri Lenita, MARS, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Yayasan Korindo. Ia menjelaskan bahwa kesehatan remaja perlu menjadi perhatian bersama.

“Remaja adalah harapan bangsa yang harus tumbuh sehat agar mampu menjadi pemimpin masa depan. Kami berharap materi ini dapat menambah wawasan para pelajar, terutama karena masih ditemukan gangguan persepsi tubuh di kalangan siswa SMP dan SMA di wilayah Pancoran,” ujarnya.

Foto: Para siswa dan siswi tampak fokus dan antusias selama mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan penuh perhatian, mereka menyimak setiap materi yang disampaikan

Dalam acara tersebut, para peserta mendapat pemahaman bahwa standar kecantikan tidak seharusnya diukur dari penampilan fisik semata. Lebih jauh mereka diajak untuk lebih kritis terhadap berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial yang kerap membentuk persepsi keliru tentang tubuh ideal dan kecantikan.

Hillga Tiara Dewi, Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Pancoran, menegaskan bahwa remaja perlu bijak dalam menyaring informasi yang diterima, khususnya terkait kesehatan dan penampilan. Menurutnya, tidak semua informasi di media sosial dapat dijadikan acuan tanpa dipahami secara benar.

“Di era digital saat ini, informasi dari media sosial sangat mudah diakses dan tersebar luas, apalagi informasi yang dapat memengaruhi body image. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih cermat dalam menyaring informasi agar tidak menerimanya secara mentah. Tidak perlu terpaku pada anggapan harus kurus atau putih, sebab yang paling utama adalah menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang,” ujar Hillga.

Ia menjelaskan, fokus utama remaja seharusnya bukan pada upaya memenuhi standar fisik tertentu, melainkan pada bagaimana menjaga tubuh tetap sehat melalui asupan nutrisi yang cukup, pola makan seimbang, dan kebiasaan hidup yang baik.

Kolaborasi antara Yayasan Korindo dan Puskesmas Pancoran ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung edukasi kesehatan remaja di lingkungan sekolah. Dengan menyasar tiga SMA di wilayah Pancoran, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini agar generasi muda mampu membangun pola pikir yang lebih sehat, kritis, dan positif terhadap dirinya sendiri. (PR)