Skip to main content

Satu Dekade Yayasan Korindo Perangi Stunting

By Juni 30, 2026Juli 14th, 2026Kesehatan

Foto: Penyerahan Nutrisi Kit oleh Setiyono, General Manager Yayasan Korindo kepada perwakilan ibu hamil di wilayah Pancoran sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)

JAKARTA – Yayasan Korindo melalui kegiatan Corporate Social Contribution (CSC) kembali berkolaborasi dengan Puskesmas Pancoran untuk menyelenggarakan program pencegahan stunting, berupa seminar dan pemberian Nutrisi Kit bagi ibu hamil di Puskesmas Pancoran, Selasa (30/6/2026).

General Manager Yayasan Korindo, Setiyono, menyampaikan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan.

“Terima kasih kepada Puskesmas Pancoran yang telah memberikan kesempatan kepada Yayasan Korindo untuk berkolaborasi dalam upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, salah satunya sejak masa kehamilan melalui pemenuhan nutrisi yang baik,” ujar Setiyono.

Pencegahan stunting menjadi salah satu fokus yang rutin dijalani Yayasan Korindo sejak tahun 2016. Saat itu, Yayasan Korindo menyalurkan bantuan PMT kepada 30 Posyandu di Kecamatan Pancoran, berupa susu, biskuit, bubur kacang hijau, telur rebus, dan buah potong bagi balita, serta tambahan dengan kuantitas lebih tinggi untuk balita Bawah Garis Merah (BGM).

Program pencegahan stunting terus dilakukan Yayasan Korindo bersama Puskesmas Kecamatan Pancoran sejak pandemi. Pada 2021–2023, program dijalankan melalui penyaluran PMT serta edukasi daring tentang bahaya dan deteksi dini stunting bagi kader PKK dan Dasawisma.

Foto: Para ibu hamil mengikuti sesi edukasi mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan sebagai upaya mendukung kesehatan ibu dan anak serta mencegah risiko stunting

Pada 2024, Yayasan Korindo meluncurkan paket Nutrisi Kit berisi kacang hijau, gula merah, susu, biskuit ibu hamil, dan telur segar untuk ibu hamil di 6 kelurahan Kecamatan Pancoran. Bantuan ini diberikan berkelanjutan hingga 4 bulan masa kehamilan sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI.

Isi paket Nutrisi Kit disesuaikan untuk memenuhi 70% kebutuhan gizi harian tambahan. Bantuan ini membantu ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Pancoran, terutama dalam meningkatkan berat badan ibu hamil yang masih di bawah rata-rata.

KEK merupakan kondisi kekurangan gizi akibat ketidakseimbangan asupan dan pengeluaran energi dalam jangka panjang, ditandai dengan lingkar lengan atas di bawah 23,5 cm. Kondisi ini berisiko menyebabkan persalinan sulit, prematur, perdarahan, anemia, hingga kematian ibu, sehingga bantuan Nutrisi Kit sangat bermanfaat bagi penerimanya.

“Bantuan Nutrisi Kit ini sangat membantu saya dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan. Semoga dukungan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak ibu hamil yang terbantu dan bayi yang lahir dapat tumbuh sehat,” ujar Afifah Nur Aina, salah satu ibu hamil yang berdomisili di Kecamatan Pancoran.

Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pencegahan stunting perlu dimulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, edukasi yang tepat, dan dukungan lingkungan. Melalui kolaborasi Yayasan Korindo dan Puskesmas Pancoran, upaya ini diharapkan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan demi mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. (PR)